Aktivitas mandi air hangat bagi sebagian orang menjadi salah satu cara terbaik untuk recharge energi setelah seharian beraktivitas. Akan tetapi kita tidak bisa asal pilih pemanas air (water heater) tanpa spesifikasi. Hal ini dikarenakan membeli produk water heater yang tidak sesuai spesifikasi kebutuhan, akan berakhir dengan penyesalan karena faktor-faktor yang mungkin tidak disadari, seperti tagihan listrik membengkak, air panas cepat habis di tengah-tengah mandi, dan yang lebih parah adalah mesinnya cepat rusak.
Tentu saja kesalahan dalam membeli water heater seminimal mungkin dihindari agar tidak keluar biaya lebih banyak lagi.
Agar tidak menyesal di kemudian hari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli water heater yaitu:
1. Hitung Jumlah Anggota Keluarga di Rumah
Sebelum memutuskan akan membeli water heater dengan kapasitas tertentu, Anda perlu menghitung berapa jumlah anggota keluarga tetap yang tinggal di dalam rumah. Hal ini dikarenakan jika membeli water heater tidak sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan mandi anggota keluarga dapat mengakibatkan air panas akan cepat habis sebelum selesai mandi.
Tangki water heater memang bisa diisi kembali namun Anda harus menunggu tangki memanaskan air kembali dimana akan memakan waktu kurang lebih 15 hingga 30 menit. Jika seluruh anggota keluarga membutuhkan air panas untuk mandi dalam jangka waktu cepat, tentu water heater berkapasitas kecil tidak cocok digunakan untuk rumah Anda.
Sementara water heater yang berkapasitas terlalu besar namun anggota keluarga hanya sedikit, maka akan menimbulkan pemborosan dalam pemakaian listrik atau gas. Hal ini dikarenakan mesin terus-menerus menjaga suhu air dalam jumlah besar namun tidak terpakai. Selain terjadi pemborosan listrik atau gas, water heater bekerja terus menerus akan cepat rusak sehingga biaya perbaikan yang dikeluarkan pun bisa lebih besar.
2. Sesuaikan dengan Daya Listrik Rumah
Tentunya Anda tidak ingin daya listrik di rumah sering naik turun akibat penggunaan water heater. Oleh sebab itu faktor kedua yang perlu diperhatikan sebelum membeli water heater adalah menyesuaikan daya listrik di rumah dengan kebutuhan listrik water heater sehari-hari.
Water heater pada umumnya membutuhkan daya awal berkisar antara 200 Watt tergantung kapasitasnya. Apabila daya listrik di rumah Anda tidak mencukupi maka bisa melakukan penambahan daya listrik terlebih dahulu agar kinerja seluruh perangkat elektronik bisa berfungsi dengan optimal.
3. Pilih Jenis Water Heater yang Sesuai Dengan Kondisi Rumah Tinggal
Water heater sendiri ada beberapa macam ukuran dan sebaiknya Anda menyesuaikan dengan luas kamar mandi di rumah.
Selain itu juga juga sumber energi water heater bisa dai listrik dan juga gas. Water heater yang sumber energinya dari listrik lebih praktis, pemasangan mudah dan cocok untuk rumah tinggal yang ada di perkotaan.
Sementara water heater yang sumber energinya dari gas memerlukan ventilasi yang cukup baik apabila digunakan di rumah tinggal. Faktor keamanan dan keselamatan juga sebaiknya diperhitungkan ketika Anda menggunakan water heater dengan sumber energi gas di rumah yang letaknya cukup dekat satu dengan lainnya.
Sebagai konsumen, tentu Anda ingin produk water heater yang digunakan bisa awet hingga bertahun-tahun lamanya. Berikut tips efektif dalam upaya mengoptimalkan penggunaan water heater agar lebih hemat dan juga awet:
1. Atur Suhu di Angka Ideal
Mandi air hangat tentu akan sangat memberikan perasaan rileks namun sebisa mungkin jangan atur suhu ke tingkat maksimal. Hal ini dikarenakan suhu water heater yang terlalu tinggi tidak baik untuk kulit tubuh dan juga bisa merusak komponen dari water heater itu sendiri.
Suhu ideal water heater untuk penggunaan harian adalah sekitar 40°C – 50°C. Suhu tersebut cukup membuat nyaman kulit tubuh dan tentu saja menghemat konsumsi listrik. Mesin pun tidak bekerja terlalu berat sehingga memperpanjang masa pakai.
2. Gunakan Timer
Menggunakan timer pada water heater membuat mesin tidak perlu dinyalakan selama 24 jam non-stop. Timer pada water heater bisa Anda atur agar menyala di jam mandi keluarga dan mati secara otomatis setelahnya.
Tentu saja adanya timer dapat menghemat pemakaian listrik dan kinerja mesin juga tidak terlalu berat. Dampak positifnya tentu saja ada yaitu mesin lebih awet digunakan.
3. Rutin Melakukan Perawatan Water Heater
Perangkat elektronik memang memerlukan perawatan atau maintenance rutin, tak terkecuali mesin water heater. Anda bisa melakukan kuras tangki secara berkala yaitu minimal 6 hingga 12 bulan sekali. Hal ini bertujuan agar endapan kerak di dalam air tangki water heater dapat dibersihkan sehingga tidak membuat korosif tangki yang dapat menyebabkan kerusakan.
Anda bisa memanggil teknisi yang sudah berpengalaman menguras tangki water heater, terutama teknisi yang menangani secara khusus brand water heater di rumah.
Midea telah lama dikenal sebagai produsen alat elektronik rumah tangga yang terpercaya secara global. Beberapa keunggulan produk water heater dari Midea antara lain:
1. Dilengkapi dengan Teknologi Fast Heating
Tentunya ketika ingin mandi, Anda tidak ingin menunggu lama untuk air menjadi panas ketika water heater dinyalakan. Dengan Midea Water Heater yang dilengkapi teknologi Fast Heating dan ditenagai oleh Xpress Heating, pagi hari Anda tak terbuang sia-sia karena harus menunggu air menjadi panas untuk mandi.
2. Dilengkapi Teknologi ELCB
IPX4 merupakan standar internasional yang ditetapkan oleh Midea Water Heater yang menjamin perangkat aman dari cipratan air dari segala arah. Seperti yang kita ketahui, pemanas air diletakkan di dalam kamar mandi sehingga rentan terkena cipratan air yang bisa membahayakan mesin.
Dengan IPX4, Anda tidak perlu khawatir water heater terkena cipratan air yang bisa membahayakan seperti terjadi korsleting listrik misalnya.
Sementara fitur ELCB yang merupakan kepanjangan dari Earth Leakage Circuit Breaker memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan arus listrik ketika water heater digunakan. Selain itu, fitur ELCB akan mendeteksi apabila ditemukan kebocoran pada water heater sekecil apapun.
3. Anti Karat dan Dilindungi Oleh Sistem Keamanan Berlapis
Water heater Midea terbuat dari baja tahan karat SUS316L dimana tahan terhadap korosi dan kerak sehingga mempertahankan kinerja pemanasan terbaik. Lapisan baja kuat sebagai dasar tangki tentu akan membuat masa pakai water heater lebih lama sehingga awet digunakan.
Selain itu juga terdapat lapisan perekat khusus pada water heater Midea yang membantu lapisan menempel dengan kuat. Water Heater Midea juga dilengkapi dengan lapisan Ti+ SapphirE enamel yang memiliki 3 lapisan pelindung, sehingga tangki lebih awet digunakan untuk waktu yang cukup lama.
Keamanan adalah prioritas utama saat berurusan dengan air dan listrik. Fitur Anti-Dry Heating pada Midea Water Heater akan mencegah mesin terbakar saat pasokan air di dalam tangki kosong.
Apabila di rumah Anda hanya ada dua orang anggota keluarga, maka bisa menggunakan Midea Water Heater dengan kapasitas 15 Liter. Hal ini dikarenakan kapasitas 15 liter sangat cocok untuk penggunaan secara bergantian dengan durasi mandi singkat.
Sementara bagi yang sudah memiliki keluarga kecil beranggotakan 3 hingga 4 orang, maka bisa memilih Midea Water Heater dengan kapasitas 30 liter. Selain bisa menggunakan air panas secara bergantian, kapasitas 30 liter juga dapat menyimpan cadangan air panas apabila diperlukan sewaktu-waktu.
Dengan menyesuaikan kapasitas tangki water heater, memperhitungkan daya listrik, serta tak lupa menerapkan pola penggunaan yang efisien, Anda bisa menikmati kenyamanan mandi air hangat setiap hari tanpa perlu khawatir tagihan listrik membengkak.
Tentu saja kesalahan dalam membeli water heater seminimal mungkin dihindari agar tidak keluar biaya lebih banyak lagi.
Agar tidak menyesal di kemudian hari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli water heater yaitu:
1. Hitung Jumlah Anggota Keluarga di Rumah
Sebelum memutuskan akan membeli water heater dengan kapasitas tertentu, Anda perlu menghitung berapa jumlah anggota keluarga tetap yang tinggal di dalam rumah. Hal ini dikarenakan jika membeli water heater tidak sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan mandi anggota keluarga dapat mengakibatkan air panas akan cepat habis sebelum selesai mandi.
Tangki water heater memang bisa diisi kembali namun Anda harus menunggu tangki memanaskan air kembali dimana akan memakan waktu kurang lebih 15 hingga 30 menit. Jika seluruh anggota keluarga membutuhkan air panas untuk mandi dalam jangka waktu cepat, tentu water heater berkapasitas kecil tidak cocok digunakan untuk rumah Anda.
Sementara water heater yang berkapasitas terlalu besar namun anggota keluarga hanya sedikit, maka akan menimbulkan pemborosan dalam pemakaian listrik atau gas. Hal ini dikarenakan mesin terus-menerus menjaga suhu air dalam jumlah besar namun tidak terpakai. Selain terjadi pemborosan listrik atau gas, water heater bekerja terus menerus akan cepat rusak sehingga biaya perbaikan yang dikeluarkan pun bisa lebih besar.
2. Sesuaikan dengan Daya Listrik Rumah
Tentunya Anda tidak ingin daya listrik di rumah sering naik turun akibat penggunaan water heater. Oleh sebab itu faktor kedua yang perlu diperhatikan sebelum membeli water heater adalah menyesuaikan daya listrik di rumah dengan kebutuhan listrik water heater sehari-hari.
Water heater pada umumnya membutuhkan daya awal berkisar antara 200 Watt tergantung kapasitasnya. Apabila daya listrik di rumah Anda tidak mencukupi maka bisa melakukan penambahan daya listrik terlebih dahulu agar kinerja seluruh perangkat elektronik bisa berfungsi dengan optimal.
3. Pilih Jenis Water Heater yang Sesuai Dengan Kondisi Rumah Tinggal
Water heater sendiri ada beberapa macam ukuran dan sebaiknya Anda menyesuaikan dengan luas kamar mandi di rumah.
Selain itu juga juga sumber energi water heater bisa dai listrik dan juga gas. Water heater yang sumber energinya dari listrik lebih praktis, pemasangan mudah dan cocok untuk rumah tinggal yang ada di perkotaan.
Sementara water heater yang sumber energinya dari gas memerlukan ventilasi yang cukup baik apabila digunakan di rumah tinggal. Faktor keamanan dan keselamatan juga sebaiknya diperhitungkan ketika Anda menggunakan water heater dengan sumber energi gas di rumah yang letaknya cukup dekat satu dengan lainnya.
Sebagai konsumen, tentu Anda ingin produk water heater yang digunakan bisa awet hingga bertahun-tahun lamanya. Berikut tips efektif dalam upaya mengoptimalkan penggunaan water heater agar lebih hemat dan juga awet:
1. Atur Suhu di Angka Ideal
Mandi air hangat tentu akan sangat memberikan perasaan rileks namun sebisa mungkin jangan atur suhu ke tingkat maksimal. Hal ini dikarenakan suhu water heater yang terlalu tinggi tidak baik untuk kulit tubuh dan juga bisa merusak komponen dari water heater itu sendiri.
Suhu ideal water heater untuk penggunaan harian adalah sekitar 40°C – 50°C. Suhu tersebut cukup membuat nyaman kulit tubuh dan tentu saja menghemat konsumsi listrik. Mesin pun tidak bekerja terlalu berat sehingga memperpanjang masa pakai.
2. Gunakan Timer
Menggunakan timer pada water heater membuat mesin tidak perlu dinyalakan selama 24 jam non-stop. Timer pada water heater bisa Anda atur agar menyala di jam mandi keluarga dan mati secara otomatis setelahnya.
Tentu saja adanya timer dapat menghemat pemakaian listrik dan kinerja mesin juga tidak terlalu berat. Dampak positifnya tentu saja ada yaitu mesin lebih awet digunakan.
3. Rutin Melakukan Perawatan Water Heater
Perangkat elektronik memang memerlukan perawatan atau maintenance rutin, tak terkecuali mesin water heater. Anda bisa melakukan kuras tangki secara berkala yaitu minimal 6 hingga 12 bulan sekali. Hal ini bertujuan agar endapan kerak di dalam air tangki water heater dapat dibersihkan sehingga tidak membuat korosif tangki yang dapat menyebabkan kerusakan.
Anda bisa memanggil teknisi yang sudah berpengalaman menguras tangki water heater, terutama teknisi yang menangani secara khusus brand water heater di rumah.
Mengapa Harus Memilih Water Heater Midea?
Ada banyak merek yang menjual produk water heater, namun Midea Water Heater merupakan rekomendasi yang tepat ketika Anda ingin membeli produk pemanas air untuk digunakan di rumah.Midea telah lama dikenal sebagai produsen alat elektronik rumah tangga yang terpercaya secara global. Beberapa keunggulan produk water heater dari Midea antara lain:
1. Dilengkapi dengan Teknologi Fast Heating
Tentunya ketika ingin mandi, Anda tidak ingin menunggu lama untuk air menjadi panas ketika water heater dinyalakan. Dengan Midea Water Heater yang dilengkapi teknologi Fast Heating dan ditenagai oleh Xpress Heating, pagi hari Anda tak terbuang sia-sia karena harus menunggu air menjadi panas untuk mandi.
2. Dilengkapi Teknologi ELCB
IPX4 merupakan standar internasional yang ditetapkan oleh Midea Water Heater yang menjamin perangkat aman dari cipratan air dari segala arah. Seperti yang kita ketahui, pemanas air diletakkan di dalam kamar mandi sehingga rentan terkena cipratan air yang bisa membahayakan mesin.
Dengan IPX4, Anda tidak perlu khawatir water heater terkena cipratan air yang bisa membahayakan seperti terjadi korsleting listrik misalnya.
Sementara fitur ELCB yang merupakan kepanjangan dari Earth Leakage Circuit Breaker memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan arus listrik ketika water heater digunakan. Selain itu, fitur ELCB akan mendeteksi apabila ditemukan kebocoran pada water heater sekecil apapun.
3. Anti Karat dan Dilindungi Oleh Sistem Keamanan Berlapis
Water heater Midea terbuat dari baja tahan karat SUS316L dimana tahan terhadap korosi dan kerak sehingga mempertahankan kinerja pemanasan terbaik. Lapisan baja kuat sebagai dasar tangki tentu akan membuat masa pakai water heater lebih lama sehingga awet digunakan.
Selain itu juga terdapat lapisan perekat khusus pada water heater Midea yang membantu lapisan menempel dengan kuat. Water Heater Midea juga dilengkapi dengan lapisan Ti+ SapphirE enamel yang memiliki 3 lapisan pelindung, sehingga tangki lebih awet digunakan untuk waktu yang cukup lama.
Keamanan adalah prioritas utama saat berurusan dengan air dan listrik. Fitur Anti-Dry Heating pada Midea Water Heater akan mencegah mesin terbakar saat pasokan air di dalam tangki kosong.
Apabila di rumah Anda hanya ada dua orang anggota keluarga, maka bisa menggunakan Midea Water Heater dengan kapasitas 15 Liter. Hal ini dikarenakan kapasitas 15 liter sangat cocok untuk penggunaan secara bergantian dengan durasi mandi singkat.
Sementara bagi yang sudah memiliki keluarga kecil beranggotakan 3 hingga 4 orang, maka bisa memilih Midea Water Heater dengan kapasitas 30 liter. Selain bisa menggunakan air panas secara bergantian, kapasitas 30 liter juga dapat menyimpan cadangan air panas apabila diperlukan sewaktu-waktu.
Kesimpulan
Memilih water heater untuk rumah tinggal tentu harus diawali dengan pemahaman kebutuhan akan air panas untuk seluruh anggota keluarga agar tak salah beli.Dengan menyesuaikan kapasitas tangki water heater, memperhitungkan daya listrik, serta tak lupa menerapkan pola penggunaan yang efisien, Anda bisa menikmati kenyamanan mandi air hangat setiap hari tanpa perlu khawatir tagihan listrik membengkak.

Posting Komentar untuk "Rekomendasi Kapasitas Midea Water Heater untuk Rumah Tinggal"