Pecel Tempe Kepleh di Surabaya

 
Nasi pecel
 
Siapa yang pernah makan Pecel Tempe Kepleh di Surabaya? Cung deh kalau sudah pernah makan. Baiklah, kali ini aku ingin sedikit bercerita tentang kuliner Jawa Timur salah satunya nasi pecel. Nasi pecel ini sendiri sebenarnya sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur. Mulai dari nasi pecel yang dijual di kaki lima, sampai tingkat restoran ada juga loh.
 
Nasi pecel sendiri ada beberapa jenis sesuai dengan kota asalnya misalnya saja:
  1. Nasi Pecel Madiun
  2. Nasi Pecel Ponorogo
  3. Nasi Pecel Tulung Agung
  4. Nasi Pecel Blitar
  5. dan lain sebagainya
Sebenarnya nasi pecel satu dengan yang lain tidak jauh berbeda dari segi lauk dan sayur ya. Nasi pecel sendiri merupakan nasi dengan variasi sayuran terdiri dari kecambah, daun kemangi, bayam, irisan timun dan kacang panjang. Sayuran tersebut bisa ditambah sesuai selera tergantung kesukaan. Untuk lauknya sendiri bervariasi ya mulai dari ayam, telur, sate puyuh, dadar jagung hingga tahu tempe.
 
Nah, yang membedakan cita rasa kalau menurutku adalah dari bumbu pecelnya. Bumbu pecel sendiri terbuat dari bahan dasar kacang, gula merah, cabe, bawang merah, bawang putih yang diracik hingga menjadi sebuah bumbu yang dapat dilarutkan ke dalam air untuk kemudian menjadi kuah dari nasi pecel tersebut.
 
Aku pribadi lebih doyan bumbu pecel yang kental dan berwarna coklat tua ya gaes. Karena di beberapa penjual nasi pecel ada juga yang menyediakan bumbu pecelnya berwarna coklat pucat dan encer. Kalau sudah menemukan penjual nasi pecel seperti itu dijamin saya tidak akan kembali lagi berkuliner di tempat itu. Karena sudah pasti nasi pecel dengan bumbu encer tidak berasa lumer donk di lidah pecinta kuliner seperti aku.

Pecel Tempe Kepleh: Varian Baru Nasi Pecel di Surabaya


Kali ini aku menemukan nasi pecel dengan nama Pecel Tempe Kepleh yang berlokasi di jalan raya Manyar Surabaya. Penjual nasi pecel ini sebenarnya masuk golongan kaki lima karena menggunakan gerobak yang pada siang hari akan dibawa pulang ketika dagangan sudah habis.

Pecel Tempe Kepleh ini sendiri dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Karena namanya yang unik maka saya dan suami mencoba untuk mencicipinya sebagai hidangan sarapan kami. Dengan harga standar yaitu 1 porsi nasi pecel polosan seharga Rp. 8.000,- maka kami duduk di bangku yang sudah disediakan penjual.

Pecel Tempe Kepleh di Jalan Raya Manyar sendiri jadi satu dengan Warkop Stadion dan hanya buka pada pagi hari saja. Rombongnya pun bisa di dorong apabila sudah habis.

Untuk lauk yang dijual bermacam-macam dan ada harganya masing-masing. Lauknya antara lain:

  1. Telur ceplok
  2. Sate Usus
  3. Sate Puyuh, dan
  4. Empal Daging

Saya dan suami memiliki menggunakan sate puyuh dan total harganya per porsi Rp. 12.000,- kalau tidak salah. Untuk minumnya sendiri kami memesan teh hangat karena kan baru pagi hari masak sudah minum yang dingin-dingin.

Karena lokasinya berdekatan dengan Warkop maka pengunjung nasi pecel yang tidak kebagian tempat duduk biasanya akan numpang makan di Warkop Stadion. Ya untungnya kedua pedagang saling berkolaborasi dengan baik sih. Sebab kalau di Warkop minuman yang disediakan lebih variatif dan engga cuma teh manis saja.

Akhir kata pertama kali menyantap nasi pecel tempe kepleh menurut saya cukup enak di lidah. Walau mungkin nama pecel ini baru saya dengar di Surabaya namun dari rasa sendiri tidak jauh berbeda dengan nasi pecel yang telah saya cicipi di berbagai sudut kota Surabaya.

Kesimpulan

Demikian ulasan singkat saya mengenai salah satu kuliner di Surabaya yaitu Pecel Tempe Kepleh yang berlokasi di Jalan Raya Manyar. Setiap kota pasti memiliki kuliner khas masing-masing yang pasti jadi favorit Anda.  

Bagaimana dengan kalian? Apa kuliner khas dari kota kalian? Yuk sharing di kolom komentar mungkin saya pernah memakannya juga.


Mariatanjungmenulis
Mariatanjungmenulis Selamat Datang di Blog Saya. Jika ingin melakukan kerjasama dengan saya bisa menghubungi di email mariatanjung81@gmail.com atau DM Instagram saya @mariatanjungmenulis

Posting Komentar untuk "Pecel Tempe Kepleh di Surabaya"